Konfigurasi DHCP Server Linux

Wah lama sekali saya tidak update blog ini, karena kesibukan didunia nyata sehingga saya jarang sekali bisa meluangkan waktu untuk berbagi sesuatu diblog. Namun sesibuk apapun saya akan berusaha untuk tetap mengupdate konten yang ada disini, jadi anda tenang saja hehe.

Artikel Lain: Modifikasi Terminal Login Linux

Kali ini topik yang akan saya bahas adalah topik yang bisa dibilang sangat penting, terutama bagi Administrator jaringan komputer.

Ya, kali ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara konfigurasi DHCP server dikomputer linux. Mengapa sangat penting? Pertanyaan itu bisa dijawab dengan cara mengetahui apa dan fungsi dari DHCP server.

DHCP server singkatan dari (Dynamic Host Configuration Protocol) merupakan paket linux yang bertugas memberikan IP Address secara otomatis ke komputer klien. Artinya ketika ada request atau permintaan client untuk konfigurasi alamat/protokol dalam sebuah jaringan maka DHCP inilah yang bertugas melayani dan memberikan konfigurasi alamat tersebut.

Sekarang saya asumsikan anda adalah Administrator jaringan disebuah Universitas. Anda punya jaringan internet dan ingin membagikannya ke mahasiswa, maka sangat tidak mungkin jika mahasiswanya lebih dari 100 anda akan mengonfigurasi IP Address, Gateway dan DNS mereka secara manual satu persatu, walaupun mungkin, tapi akan sangat tidak efisien (menghabiskan waktu) dan terkesan kurang professional, hehe tentu anda tidak mau bukan disebut seperti itu?

Maka dari itulah materi ini menurut saya sangat penting untuk dibahas. Lalu bagaimana cara konfigurasi DHCP server itu sendiri? Simak teknisnya berikut ini.

1. Pertama anda harus menginstall dulu DHCP server, paketnya dalam linux yang akan kita pakai bernama “isc-dhcp-server” pada debian jessie 8, sehingga lebih dulu ketikkan perintah berikut untuk menginstall “isc-dhcp-server” nya.
# apt-get install isc-dhcp-server         # Perintah untuk menginstall isc-dhcp-server
# dpkg –get-selections isc-dhcp-server           # Konfirmasi instalasinya
# dpkg -s isc-dhcp-server           # Alternatif lain untuk konfirmasi

Lihat screenshot dibawah ini.

Install DHCP Server
Install DHCP Server

2. Lalu edit file “dhcpd.conf”.
# nano /etc/dhcp/dhcpd.conf

Dan hilangkan tanda “#” pada bagian script dibawah ini.

# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.2 192.168.0.254;
option domain-name-servers iroot.id;
option domain-name “iroot.id”;
option routers 192.168.0.1;
option broadcast-address 192.168.0.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

Anda harus mengerti subnetting untuk mengisi konfigurasi diatas, mulai dari subnet hingga broadcast address.

Lihat screenshot dibawah.

Konfigurasi DHCP Server
Konfigurasi DHCP Server

3. Pilih pada ethernet berapa DHCP server tersebut dijalankan.
# nano /etc/default/isc-dhcp-server

# Separate multiple interfaces with spaces, e.g. “eth0 eth1”.
INTERFACES=”eth1″                  #sesuaikan dan ganti “eth1”
#. . .

4. Lalu restart service “isc-dhcp-server”nya.
# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart

Jika berhasil maka akan muncul status “Ok”. Lihat screenshot dibawah.

Restart DHCP Server
Restart DHCP Server

5. Untuk ujicoba silakan anda hubungkan komputer windows anda ke server, dan set konfigurasi ipnya ke automatically.

Konfigurasi DHCP
Konfigurasi DHCP

6. Buka command prompt dan ketikkan perintah “ipconfig” tanpa tanda petik, jika berhasil harusnya anda mendapatkan sebuah alamat IP address.

[Download Versi Ebook]

5 thoughts on “Konfigurasi DHCP Server Linux

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *