Membuat Web Server di Linux

Jika anda memiliki sebuah VPS/komputer yang memiliki sistem operasi linux dan anda ingin menggunakannya sebagai web server, maka anda datang pada artikel yang tepat. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat web server menggunakan komputer berbasis linux.

Artikel Lain: Memindahkan Blog ke Domain Baru

Membuat Web Server di Linux
Membuat Web Server di Linux

Baiklah langsung kita mulai pada intinya, ikuti langkah konfigurasi web server dibawah ini:

1. Install terlebih dahulu paket apache2, php5, mysql-server dan phpmyadmin. Saya sarankan install satu persatu secara berurutan biar anda tidak bingung hehe.
# apt-get install apache2
# apt-get install php5
# apt-get install mysql-server
# apt-get install phpmyadmin

Ketika anda menginstall mysql server dan phpmyadmin, anda akan dimintai password untuk login ke database nantinya. Isikan password dengan cermat dan jangan sampai lupa, karena nanti percuma jika anda lupa hehe.

2. Kita akan mencoba menginstall CMS wordpress, anda siapkan CMSnya saya asumsikan jika CMS itu terletak di direktori “/var/www/html/iroot”.

3. Buat database, karena anda sudah menginstall phpmyadmin anda dapat membukanya di alamat “http://ipanda/phpmyadmin” contoh “http://192.168.0.1/phpmyadmin”. Saya tidak mengajarkan cara membuat database karena itu dasar sekali yang mudah anda pelajari.

4. Copy dan disable konfigurasi untuk virtual host default. Kita buat yang baru bernama “iroot.conf”. Ikuti perintahnya dibawah.

cp /etc/apache2/sites-available/000-default.conf /etc/apache2/sites-available/iroot.conf

Setiap versi linux nama file virtual hostnya tidak sama, jadi sesuaikan dengan linux anda. Edit file “iroot.conf”, ubah pada bagian direktori web menjadi seperti yang kita tentukan diawal tadi yaitu pada “/var/www/html/iroot/”. Kira-kira hasilnya seperti berikut.

<VirtualHost *:80>
    # The ServerName directive sets the request scheme, hostname and port that
    # the server uses to identify itself. This is used when creating
    # redirection URLs. In the context of virtual hosts, the ServerName
    # specifies what hostname must appear in the request's Host: header to
    # match this virtual host. For the default virtual host (this file) this
    # value is not decisive as it is used as a last resort host regardless.
    # However, you must set it for any further virtual host explicitly.
    #ServerName www.example.com

    ServerAdmin webmaster@iroot.id
    DocumentRoot /var/www/html/iroot/

    # Available loglevels: trace8, ..., trace1, debug, info, notice, warn,
    # error, crit, alert, emerg.
    # It is also possible to configure the loglevel for particular
    # modules, e.g.
    #LogLevel info ssl:warn

    ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/error.log
    CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/access.log combined

    # For most configuration files from conf-available/, which are
    # enabled or disabled at a global level, it is possible to
    # include a line for only one particular virtual host. For example the
    # following line enables the CGI configuration for this host only
    # after it has been globally disabled with "a2disconf".
    #Include conf-available/serve-cgi-bin.conf
</VirtualHost>

# vim: syntax=apache ts=4 sw=4 sts=4 sr noet

5. Disable virtual host default dan aktifkan virtual host “iroot”. Ketikkan perintah berikut.
a2dissite /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
a2ensite /etc/apache2/sites-available/iroot.conf

Lalu restart apache2 anda,
/etc/init.d/apache2 restart

6. Selesai, buka ip address atau domain anda, seharusnya anda sekarang sudah siap untuk menginstall wordpress, saya tidak akan membahasnya namun akan saya berikan dalam bentuk video agar lebih mudah untuk anda pahami, semoga bermanfaat.

[Download Ebook] | [Lihat Video]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *